Haji & Umrah

Arab Saudi Terapkan Lockdown, Jadi Salah Satu Alasan Tertundanya Ibadah Haji

Sejak Selasa (12/5/2020) lalu, Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi akan memberlakukan jam malam nasional sepanjang hari selama libur Idul Fitri.

Thinkstock
Ilustrasi. Ibadah haji dan umrah 

Kerajaan juga akan mencegah akses masuk dan keluar dari kota-kota dan lingkungan yang telah diisolasi.

Sebelumnya pada Mei ini, Saudi memberlakukan kuncian 24 jam di Dammam, ibukota Provinsi Timur kerajaan.

Pihak pemerintah memutuskan untuk melarang masuk dan keluar dari kota industri ke-2 itu sampai pemberitahuan lebih lanjut.

Pada 12 Mei, Saudi telah mengumumkan 1.911 kasus covid-19 baru.

Kota Riyadh memimpin dengan 443 kasus, diikuti oleh Mekkah 403 kasus, dan Jeddah 306 kasus.

Hingga Kamis (14/5/2020) ini, Worldometers mencatat 44.830 infeksi di Arab Saudi.

Namun jumlah kematian di negara dengan dua kota suci umat Islam ini cukup rendah yakni 273.

Sementara itu, sebanyak 17.622 pasien covid-19 dinyatakan sembuh.

Sebelumnya, akhir April 2020 lalu, Arab Saudi mulai membuka atau melonggarkan aturan lockdown secara perlahan.

Buktinya, toko retail dan pusat perbelanjaan di Arab Saudi mulai Rabu (29/4/2020) kemarin telah beroperasi untuk publik dari pukul 9 pagi sampai 5 sore waktu setempat.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Editor: Server
Sumber: Tribun Kaltim
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved