Haji & Umrah

Arab Saudi Terapkan Lockdown, Jadi Salah Satu Alasan Tertundanya Ibadah Haji

Sejak Selasa (12/5/2020) lalu, Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi akan memberlakukan jam malam nasional sepanjang hari selama libur Idul Fitri.

Arab Saudi Terapkan Lockdown, Jadi Salah Satu Alasan Tertundanya Ibadah Haji
Thinkstock
Ilustrasi. Ibadah haji dan umrah 

Arab Saudi Terapkan Lockdown, Jadi Salah Satu Alasan Tertundanya Ibadah Haji

TRIBUNKALTIM.CO - Laporkan jumlah kasus infeksi tertinggi di wilayah Teluk, Arab Saudi lokcdown penuh selama Idul Fitri, ada denda hingga Rp 800 juta bagi pelanggar Karantina.

Akibat pandemi virus corona, pemerintah Arab Saudi masih belum memberikan kepastian, kapan ibadah haji bagi umat muslim dari seluruh penjuru dunia itu dibuka kembali.

Sejak Selasa (12/5/2020) lalu, Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi akan memberlakukan jam malam nasional sepanjang hari selama libur Idul Fitri akhir Mei 2020 ini.

Langkah ini dilakukan Arab Saudi untuk menekan penyebaran virus Corona, menyusul laporan jumlah kasus infeksi tertinggi di wilayah Teluk

Alhasil ini membuat pihak kerajaan bertindak cepat untuk menutup negara dan memutus rantai penyebaran Corona.

Kemendagri para pers rilisnya mengatakan, kuncian secara penuh akan kembali diberlakukan di seluruh negeri.

Periode ini bertepatan dengan Hari Raya Idul Fitri setelah satu bulan berpuasa.

Selain itu, pertemuan lebih dari 4 orang dilarang sebagaimana diatur dalam arahan yang rilis pada Kamis (7/5/2020) lalu.

Oknum yang melanggar aturan ini akan dikenakan tindakan disipliner.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Editor: Server
Sumber: Tribun Kaltim
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved