New Normal

Pemerintah Buka Puluhan Mal Secara Serentak, Indef: berpotensi meningkatkan penularan Covid-19

Direktur Indef, Enny Sri Hartati mengatakan pembukaan mal tersebut berpotensi meningkatkan penularan virus corona atau Covid-19

Tribunnews
Ilustrasi pusat perbelanjaan, para pembeli yang berdesak-desakan kini cemas karena kasirnya meninggal karena corona 

Pemerintah Buka Puluhan Mal Secara Serentak, Indef: berpotensi meningkatkan penularan Covid-19

TRIBUNKALTIM.CO - New normal atau tatanan dunia baru yang ditandai Presiden Republik Indonesia Joko Widodo dengan dibukanya kembali mall atau pusat perbelanjaan dikritisi banyak pihak.

Dikutip dari Kompas.com, tercatat ada sebanyak 60 mal atau pusat perbelanjaan di Jakarta akan kembali beroperasi pada 5 Juni 2020 mendatang.

Ketua Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) DPD DKI Jakarta Ellen Hidayat mengatakan pembukaan mal sudah sesuai Pergub No. 489 Tahun 2020.

Terkait dengan pembukaan puluhan mal di Jakarta tersebut, Direktur Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Enny Sri Hartati mengatakan pembukaan mal tersebut berpotensi meningkatkan penularan virus corona atau Covid-19.

"Dengan pembukaan mal di tengah pandemi ini, potensi penularannya masih tinggi," katanya pada Kompas.com, Kamis (28/5/2020).

Kendati demikian, sisi positif pembukaan mal tersebut yakni kembali mengeliatnya kegiatan ekonomi.

Diharapkan dengan adanya pembukaan mal tersebut, maka sektor-sektor informal akan mengikuti.

Contoh konkritnya yakni, dengan dibukanya mal maka pedagang-pedagang asongan akan ikut membuka dagangan di sekitar mal.

Sehingga mereka bisa mendapatkan penghasilan, meski belum tentu daya beli masyarakat masih tinggi.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Editor: Server
Sumber: Warta Kota
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved