Travel Alert

Filipina Sukses Tekan Kasus Virus Corona, Warga yang Melanggar Aturan Lockdown Ditembak Mati

Insiden ini adalah kasus pertama yang dilaporkan polisi menembak warga sipil karena menolak mengikuti lockdown

Tribun Kaltim
Ilustrasi. Pengendara motor disetop warga di kawasan Berbas Pantai, Kota Bontang. Ia diminta menunjukkan KTP sebelum melintas, Rabu (6/5/2020) dini hari. 

Filipina Sukses Tekan Kasus Virus Corona, Warga yang Melanggar Aturan Lockdown Ditembak Mati

TRIBUNKALTIM.CO, FILIPINA - Pandemi Virus Corona mendera ke berbagai negara. Teramsuk sampai ke negara Filipina.

Kebijakan pemerintah setempat melawan Virus Corona menerapkan konsep lockdown.

Ketegasan pemerintah pun tidak main-main, buat mereka yang melanggar, tidak atuhi aturan soal lockdown, dilakukan penegasan.

Informasi itu disampaikan oleh pihak Kepolisian pada Sabtu (4/3/2020). Si pria diyakini mabuk ketika ia mengancam para pejabat desa dan polisi yang menjaga pos pemeriksaan di kota Nasipit, provinsi selatan Agusan del Norte, Kamis, kata sebuah laporan polisi

"Tersangka itu diperingatkan oleh petugas kesehatan desa," ungkap laporan tersebut yang dikutip dari Al Jazeera.

"Karena (dia) tidak mengenakan masker," kata laporan itu.

"Tapi tersangka marah, mengucapkan kata-kata memprovokasi dan akhirnya menyerang personil menggunakan sabit," terang laporan tersebut.

Lebih jauh, tersangka ditembak mati oleh seorang polisi yang berusaha menenangkannya. 

Insiden ini adalah kasus pertama yang dilaporkan polisi menembak warga sipil karena menolak mengikuti lockdown untuk mengekang penyebaran Virus Corona.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Editor: Server
Sumber: Tribun Kaltim
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved