Travel Alert

Prediksi Pakar Universitas Indonesia, Kasus Baru Covid-19 di Jawa Usai Lebaran Bisa 2 Kali Lipat

Menurut Pandu, efek dari mobilitas atau pergerakan masyarakat di tengah pandemi covid-19 sangat berpengaruh terhadap bertambahnya jumlah kasus

Tribunnews
Penumpang bersiap menaiki bus di Terminal Pulogebang Jakarta untuk menuju ke kampung halaman masing-masing untuk meninggalkan ibukota akibat wabah covid-19, Senin (30/3/2020). 

Prediksi Pakar Universitas Indonesia, Kasus Baru Covid-19 di Jawa Usai Lebaran Bisa 2 Kali Lipat

TRIBUNKALTIM.CO - Pakar Universitas Indonesia beber prediksi kasus baru covid-19 di Jawa usai lebaran, naik 2 kali lipat dari sekarang

Arus mudik atau pulang kampung warga di momentum jelang lebaran Idul Fitri tak terbendung.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo atau Jokowi menerbitkan larangan mudik saat pandemi Virus Corona atau covid-19 masih terjadi.

Presiden RI Joko Widodo telah mengeluarkan larangan mudik Lebaran pada momen Idul Fitri tahun ini.

Namun, ahli menilai kecenderungan masyarakat untuk mudik tetap tinggi.

Bahkan ahli memprediksikan estimasi kasus covid-19 per hari di Pulau Jawa akan mengalami kenaikan signifikan mulai minggu kedua bulan Ramadhan, dan mencapai puncaknya saat Lebaran.

Prediksi ini dibuat oleh Pakar Epidemiologi Universitas Indonesia (UI) Pandu Riono bersama dengan timnya di Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKMUI).

Pandu Riono menyebutkan bahwa pemodelan yang mereka buat berdasarkan kecenderungan tindak mobilitas masyarakat melalui perilaku mudik dan tidak mudik.

Menurut Pandu, efek dari mobilitas atau pergerakan masyarakat di tengah pandemi covid-19 sangat berpengaruh terhadap bertambahnya jumlah kasus konfirmasi positif covid-19 di wilayah lain pulau Jawa non-Jakarta.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Editor: Server
Sumber: Tribun Kaltim
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved