Travel Alert

Penyebaran Virus Meningkat, Arab Saudi Terapkan Lockdown Total Selama Idul Fitri

Langkah ini dilakukan Arab Saudi untuk menekan penyebaran virus Corona, menyusul laporan jumlah kasus infeksi tertinggi di wilayah Teluk.

Editor: Geafry Necolsen
net
Ibadah umrah bersama anak-anak 

Penyebaran Virus Meningkat, Arab Saudi Terapkan Lockdown Total Selama Idul Fitri

TRIBUNKALTIM.CO - Laporkan jumlah kasus infeksi tertinggi di wilayah Teluk, Arab Saudi lokcdown penuh selama Idul Fitri, ada denda hingga Rp 800 juta bagi pelanggar Karantina

Selasa (12/5/2020) Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi akan memberlakukan jam malam nasional sepanjang hari selama libur Idul Fitri akhir Mei 2020 ini.

Langkah ini dilakukan Arab Saudi untuk menekan penyebaran virus Corona, menyusul laporan jumlah kasus infeksi tertinggi di wilayah Teluk

Alhasil ini membuat pihak kerajaan bertindak cepat untuk menutup negara dan memutus rantai penyebaran Corona.

Kemendagri para pers rilisnya mengatakan, kuncian secara penuh akan kembali diberlakukan di seluruh negeri mulai 23 Mei hingga 27 Mei 2020.

Periode ini bertepatan dengan Hari Raya Idul Fitri setelah satu bulan berpuasa.

Selain itu, pertemuan lebih dari 4 orang dilarang sebagaimana diatur dalam arahan yang rilis pada Kamis (7/5/2020) lalu.

Oknum yang melanggar aturan ini akan dikenakan tindakan disipliner.

Pekan lalu, kementerian mengatakan bahwa orang yang melanggar Karantina akan didenda 200.000 riyal setara Rp 793 juta atau penjara selama dua tahun.

Selain itu orang yang sengaja menyebarkan virus ini akan didenda 500.000 riyal sekira Rp 1,2 miliar, sebagaimana dikutip dari Gulf Bussines. 

ibadah haji dan umrah
ibadah haji dan umrah (net)

Kementerian meminta masyarakat untuk mengamati jarak sosial dan mematuhi instruksi terkait persyaratan keselamatan kesehatan untuk mencegah penyebaran covid-19.

Pengumuman ini juga memperjelas aturan yang akan tetap berlaku hingga akhir Ramadan.

Kegiatan komersial dan ekonomi yang diizinkan untuk kembali beroperasi sesuai arahan yang dikeluarkan pada tanggal 25 April, sekarang akan diizinkan untuk terus beroperasi dalam pedoman yang ditetapkan hingga 22 Mei.

Dapat diingat bahwa Saudi telah mengizinkan beberapa bisnis termasuk mal dan pengecer grosir dan toko dagang dibuka kembali dari Minggu (26/4/2020) hingga Rabu (13/5/2020) mulai pukul 9 pagi hingga 5 sore.

Sebelumnya, sebagian besar wilayah kerajaan dikunci penuh, tetapi bulan lalu pemerintah melonggarkan jam malam antara jam 9 pagi dan 5 sore.

Mal-mal dan pertokoan telah diizinkan untuk dibuka kembali, kecuali di hotspot utama termasuk kota suci Mekkah.

Lantaran Mekkah mengalami lonjakan kasus infeksi yang cukup signifikan meski sudah dibatasi aksesnya.

Pada Selasa lalu, kementerian kesehatan merilis jumlah kematian covid-19 meningkat menjadi 264 dan mengonfirmasi infeksi menjadi 42.925, sementara 15.257 orang telah pulih.

Kerajaan juga akan mencegah akses masuk dan keluar dari kota-kota dan lingkungan yang telah diisolasi.

Sumber: Tribun Kaltim

Halaman selanjutnya

Sebelumnya pada Mei ini, Saudi memberlakukan ...

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved