Tips dan Trik

Tips Aman Pesan Makanan di Tengah Wabah Corona

Menggunakan jasa order makanan menjadi pilihan yang mudah. Hal tersebut bisa menghindari kita dari keramaian selama social distancing.

istimewa
Ilustrasi pesan antar makanan 

Sekalipun Anda memakan makanan dengan virus, tidak ada virus yang melekat di jalur pencernaan, sehingga menelan virus tidak akan menyebabkan penularan penyakit. Dengan kata lain, sistem pencernaan akan mencerna dan membuangnya.

Walaupun COVID-19 tidak menular melalui makanan kemasan pesan antar, FDA mengingatkan untuk mengutamakan kebersihan. Imbauan ini ditujukan kepada semua orang yang berperan dalam pengolahan hingga pengantaran makanan.

Termasuk membersihkan permukaan benda-benda dan mencuci tangan secara berkala. Hal ini tentu saja untuk menurunkan potensi risiko seminim mungkin.

“Selalu ingat pentingnya mengikuti empat langkah utama keamanan makananbersih, terpisah, matang, atau dibekukanuntuk mencegah penularan penyakit melalui keracunan makanan,” tulis FDA dalam situs webnya.

Ilustrasi pizza
Ilustrasi pizza (istimewa)

Waspadai potensi penularan lain

Ternyata bukan dari makanan saja. Para ahli mengatakan ada potensi penularan dari pembungkus atau wadah makanannya yang perlu diwaspadai.

Ada risiko penularan dari coronavirus yang menempel di kemasan saat pesan makanan.

Misalnya jika petugas yang menyiapkan telah terinfeksi COVID-19 lalu air liurnya mengenai bungkus makanan maka virusnya bisa tetap hidup di kemasan tersebut dan bisa berpindah ke tangan pemesan.

Tapi jangan khawatir risiko tersebut sangat kecil dan bisa dicegah. Intinya para ahli mengatakan sangat rendah potensi penularan COVID-19 dalam paket atau kemasan pesan antar makanan. 

“Saya ingin menjelaskan bahwa makanan atau paket bisa membawa virus, tetapi risiko penularannya sangat rendah,” kata Benjamin Chapman, seorang profesor spesialis keamanan makanan Universitas North Carolina. “Sungguh, risikonya sangat rendah.”

“Walaupun mungkin bahwa virus menempel (di kemasan makanan pesan antar) kami tidak memiliki indikasi bahwa ini adalah faktor risiko penularan COVID-19 atau penyakit pernapasan lainnya,” kata Chapman.

Halaman
123
Ikuti kami di
Editor: Server
Sumber: Tribun Kaltim
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved