Viral

Emak-emak Ngamuk Sebut Nama Jokowi, Cuma Dapat Mie Instan 2 Bungkus dan Beras 1 Liter

Penyaluran bansos alias bantuan sosial berupa sembako ke masyarakat selama pandemi Virus Corona, justru tak berjalan mulus.

Editor: Geafry Necolsen
istimewa
Kolase Presiden RI dan Emak-emak penerima bansos 

Emak-emak Ngamuk Sebut Nama Jokowi, Cuma Dapat Mie Instan 2 Bungkus dan Beras 1 Liter

TRIBUNKALTIM.CO - Mendadak viral cuma dapat bansos mie Instan 2 bungkus dan beras 1 Liter, emak-emak di Tangerang ngamuk singgung Presiden Jokowi.

Penyaluran bansos alias bantuan sosial berupa sembako ke masyarakat selama pandemi Virus Corona, justru tak berjalan mulus.

Tak sedikit bansos yang disalurkan oleh Pemerintah malah tidak tepat sasaran.

Seperti yang kerap terjadi di Jakarta, akibat data penerima bansos tidak tepat.

Selain kendala data, pemberian bansos juga mendatangkan nyinyiran dan sindiran tersendiri dari para penerima.

Sebab tak jarang bansos yang diberikan, tidak cukup memenuhi kebutuhan masyarakat untuk makan.

Baru-baru ini, viral emak-emak yang seolah ngamuk setelah mendapatkan bantuan berupa mie instan 2 bungkus dan beras satu liter.

Sampai-sampai emak-emak ini berani menyinggung Presiden Jokowi dalam sebuah tayangan video yang kemudian viral.

Seorang perempuan di Cimone, Kota Tangerang, mencak-mencak saat mendapatkan bantuan sosial terkait pandemi virus corona atau covid-19.

Kemarahan emak-emak itu terekam dalam video dan beredar di media sosial .

Dalam video tersebut, dia menyebut nama Presiden RI Joko Widodo atau Jokowi.

Perempuan itu menanyakan tentang kebenaran bantuan sosial yang diterimanya.

"Saya cuma dapat beras seliter dan 2 bungkus mie instan," ujar perempuan bernama Sari yang tampak emosi dalam video tersebut.

Rekannya yang bernama Nurhayati turut berbicara dan prihatin atas bantuan sosial yang diterima Sari.

"Pak Jokowi itu orang baik, enggak mungkin ngasih bantuan hanya seperti ini," ucap Nurhayati.

Emosi Sari yang saat itu mengenakan daster makin meluap. Lantas, dia menggenggam butiran beras dengan raut wajah kecewa.

Emak-emak ini marahketika mendapat bantuan sosial berupa seliter beras dan dua bungkus mi instan.
Emak-emak ini marahketika mendapat bantuan sosial berupa seliter beras dan dua bungkus mi instan. (Istimewa via Warta Kota)

"Beras seliter ini buat makan berapa hari? Apa harus saya bubur satu butir satu butir. Saya sudah nunggu bantuan berbulan-bulan tapi dapatnya cuma begini," kata Sari.

"Suami saya sudah tidak kerja. Kami mau pulang kampung tidak boleh. Kita ngontrak. Orang kecil, tapi kenapa dapat bantuannya seperti ini," katanya lagi.

Terkait video tersebut, Wartakotalive.com menelusuri fakta dibalik video yang viral di media sosial tersebut.

Kepala Dinas Sosial Kota Tangerang, Suli Rosadi menjelaskan, duduk perkara yang sebenarnya tentang bantuan sosial tersebut.

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved