Virus Corona

Banyak OTG Covid-19 Berkeliaran, Salah Satu Alasan untuk Tidak Mudik Lebaran

Jumlah kasus COVID-19 di Indonesia kini telah mencapai lebih dari 14,000 jiwa dengan jumlah kematian lebih dari 900 jiwa.

Editor: Geafry Necolsen
istimewa
Ilustrasi Mudik Lebaran 

Banyak OTG Covid-19 Berkeliaran, Salah Satu Alasan untuk Tidak Mudik Lebaran

TRIBUNKALTIM.CO, TRAVEL - Menjelang bulan puasa dan libur lebaran, pemerintah RI mengimbau masyarakat agar tidak mudik saat pandemi COVID-19 masih berlangsung.

Langkah ini ditempuh untuk mencegah penyebaran COVID-19 ke berbagai wilayah di Indonesia, terutama wilayah dengan akses fasilitas kesehatan yang masih terbatas.

Jumlah kasus COVID-19 di Indonesia kini telah mencapai lebih dari 14,000 jiwa dengan jumlah kematian lebih dari 900 jiwa.

 
 

Angka ini dapat meningkat apabila masyarakat tidak menerapkan pembatasan jarak, termasuk dengan tidak mudik saat wabah COVID-19 di Tanah Air belum mencapai puncaknya.

Terlebih lagi, jumlah total orang yang terinfeksi tidak bisa diketahui secara pasti.

Ilustrasi: Mudik lebaran menggunakan sepeda motor
Ilustrasi: Mudik lebaran menggunakan sepeda motor (Naikmotor)

Aktivitas mudik sudah menjadi tradisi yang lekat dengan masyarakat Indonesia.

Setiap tahun saat musim mudik, puluhan ribu orang berbondong-bondong pulang ke kampung halamannya untuk berkumpul dengan keluarga besar dan meramaikan hari raya.

Namun, libur lebaran tahun ini tampaknya akan jauh berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Alih-alih melepas kangen dengan kampung halaman, aktivitas mudik saat pandemi COVID-19 justru dapat membawa bahaya bagi diri sendiri dan keluarga.

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved