Tips dan Trik

Susah Tidur Saat Malam Hari? Hindari 4 Makanan Ini Saat Berbuka Puasa

Anggapan yang beredar di masyarakat, kafein merupakan biang utama susah tidur. Faktanya, tidak hanya kafein yang bikin orang insomsia.

Shutterstock
Menambahkan garam ke dalam masakan 

Untuk teh dalam kemasan, kafeinnya mencapai 5-40 mg. Sementara segelas minuman cokelat (150 ml) kandungan kafeinnya setara 10-70 mg.

Tergantung jenis cokelat yang digunakan. Kandungan kafein tersebut nyaris sama dengan cokelat batangan (30 gram) dengan kadar kafein 20-60 mg.

Melansir WebMD, National Sleep Foundation di Amerika Serikat melaporkan, efek kafein bagi sebagian peminumnya baru dirasakan 10-12 jam kemudian.

3. Asam dan Pedas

Menambahkan garam ke dalam masakan
Menambahkan garam ke dalam masakan (Shutterstock)

Makanan bersifat asam dan pedas juga bisa menunda upaya tidur karena rentan bikin mulas. Terutama bagi pengidap sakit maag atau penyakir refluks gastroesofagus (GERD).

Orang yang sensitif dengan makanan asam dan pedas, perutnya jadi tidak nyaman ketika mengonsumsi makanan ini dekat dengan waktu tidur.

Dalam kondisi berbaring, mereka bisa merasakan mulas atau nyeri di bagian perut. Hal itu menghambat keinginan tidur atau bikin insomnia.

4. Alkohol

Beberapa orang menggunakan alkohol untuk membuat pikiran rileks. Melansir WebMD, minuman keras tidak berimbas secara langsung pada insomnia.

Namun alkohol punya efek rebound, alias punya efek tunda karena membuat orang terbangun larut malam dan menyebabkan ganguan tidur.

Jika ingin mendapatkan tidur berkualitas dan terbebas dari susah tidur atau insomnia, salah satu saran terbaik adalah menghindari alkohol.

Ikuti kami di
Editor: Server
Sumber: Tribun Kaltim
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved