Travel Alert

Ternyata Kapal Pelni yang Masih Beroperasi, Hanya Layani Rute Tertentu

Pelni tetap akan memaksimalkan pelayanan kapal baik itu angkutan penumpang maupun angkutan logistik agar tetap bisa beroperasi.

Editor: Geafry Necolsen
Tribun Kaltim
Ilustrasi KM Labobar saat sandar di Pelabuhan Semayang sebelum wabah virus corona. 

Kapal Pelni yang Masih Beroperasi, Hanya Layani Rute Tertentu

TRIBUNKALTIM.CO - Ini jadwal dan rute kapal Pelni yang masih beroperasi, hanya untuk rute tertentu, KM Labobar dijadwalkan 27 April 2020.

Pemerintah telah mengeluarkan aturan larangan mudik, PT Pelayaran Nasional Indonesia ( Pelni ) juga mengikuti aturan larangan mudik mulai 24 April 2020 hingga 8 Juni 2020 mendatang.

PT Pelni memutuskan tidak akan menjual tiket hingga tanggal 8 Juni 2020 namun akan memaksimalkan pelayaran kapal baik itu angkutan penumpang ataupun angkutan logistik agar tetap beroperasi.

Namun, Pelni tetap akan memaksimalkan pelayanan kapal baik itu angkutan penumpang maupun angkutan logistik agar tetap bisa beroperasi.

“Pelni selalu siap untuk mengoperasikan kapal-kapalnya secara bergantian menuju wilayah yang tetap membuka pelabuhannya untuk angkutan barang,” jelas Yahya dalam rilis resmi yang diterima Kompas.com, Jumat (24/4/2020).

Sementara itu, Pelni akan tetap mengoperasikan kapal perintis guna mengamomodir kebutuhan transportasi masyarakat yang berada di wilayah T3P yang ingin memenuhi kebutuhan pokok ataupun bekerja.

"Tentu sebelum melakukan kegiatan operasional, kami akan memeriksa kesehatan seluruh kru yang bertugas sesuai dengan prosedur yang ada.

Kami akan pastikan semua kru dalam keadaan sehat dan memenuhi standar untuk melakukan pelayaran," ungkap Yahya.

Beberapa kapal telah dijadwalkan akan kembali melakukan operasional, di antaranya:

- KM Sinabung akan berlayar pada 24 April 2020 dari Tanjung Priok dengan rute

Tanjung Priok - Kijang - Batam - Belawan (PP) menggantikan rute yang dioperasikan KM Kelud.

- KM Gunung Dempo akan beroperasi pada 24 April 2020 dengan rute

Tanjung Priok - Surabaya - Makassar - Ambon - Sorong - Jayapura - Sorong - Makassar - Surabaya - Tanjung Priok dan melakukan omisi Manokwari, Nabire, Wasior serta deviasi di Ambon.

- KM Labobar dijadwalkan akan berangkat dari Pelabuhan Surabaya pada 27 April 2020 dengan rute

Surabaya - Makassar - ParePare - Balikpapan - Tarakan - Nunukan - Pantoloan - Balikpapan - ParePare - Makassar - Surabaya.

- KM Ciremai akan berangkat dari Pelabuhan Tanjung Priok pada 29 April 2020 dengan rute

Tanjung Priok - Surabaya - Makassar - BauBau - Sorong - Biak - Jayapura - Biak - Sorong - Namlea - BauBau - Makassar - Surabaya - Tanjung Priok. Kapal melakukan omisi Manokwari dan deviasi di Namlea.

- KM Dobonsolo akan berangkat pada tanggal 4 Mei 2020 dengan rute

Tanjung Priok - Surabaya - Makassar - BauBau - Ambon - Sorong - Serui - Jayapura - Sorong - Ambon - BauBau - Makassar - Surabaya - Tanjung Priok.

- KM Nggapulu dijadwalkan akan berangkat melalui Pelabuhan Tanjung Priok pada 6 Mei 2020 dengan rute

Tanjung Priok - Surabaya - Makassar - BauBau - Ambon - Tual - Dobo (PP). Kapal melakukan omisi di Banda, Kaimana dan Fak-Fak.

ILUSTRASI - Kapal laut milik PT Pelni bersandar di kawasan Pelabuhan Semayang Balikpapan, Kalimantan Timur.
ILUSTRASI - Kapal laut milik PT Pelni bersandar di kawasan Pelabuhan Semayang Balikpapan, Kalimantan Timur. (TRIBUN KALTIM/FACHMI RACHMAN)

Refund Tiket

Terkait refund tiket, bagi penumpang yang terlanjur membeli tiket bisa mengajukan refund dengan menghubungi call center Pelni di nomor 162 atau mendatangi loket cabang terdekat.

“Terkait pembatalan tiket selama periode keberangkatan yang dilarang oleh pemerintah maka refund 100 persen,” ujar Yahya.

"Masyarakat dapat memantau info terbaru melalui laman website maupun akun sosial media resmi Perusahaan serta call center Pelni 162," tutup Yahya.

Penumpang harap mempersiapkan kartu identitas asli dan fotokopi juga kode booking tiket untuk verifikasi data.

“Saat ini pengajuan refund secara online belum bisa dilakukan karena sedang tahap pengembangan.

Namun ke depan segala aktivitas pembayaran akan diberlakukan secara online,” tutupnya.

Kebutuhan logistik

Menurut Yahya, sekitar 50 persen kapal penumpang Pelni memiliki ruang yang dapat dimaksimalkan untuk mengangkut muatan kontainer, baik itu dry maupun reefer container, general cargo.

Beberapa kapal bahkan bisa juga untuk mengangkut kendaraan.

"Pelni sendiri memiliki komitmen untuk membantu pemenuhan kebutuhan logistik di seluruh wilayah di Indonesia, terutama Indonesia Timur sehingga dapat menjaga stabilitas kebutuhan barang di Indonesia," papar Yahya.

Pelni sebagai Perusahaan Badan Usaha Milik Negara yang bergerak pada bidang transportasi laut hingga saat ini telah mengoperasikan sebanyak 26 kapal penumpang dan menyinggahi 83 pelabuhan serta melayani 1.100 ruas.

Selain angkutan penumpang, Pelni juga melayani 45 trayek kapal perintis yang menjadi sarana aksesibilitas bagi mobilitas penduduk di daerah T3P di mana kapal perintis menyinggahi 275 pelabuhan dengan 3.739 ruas.

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved