Travel Alert

Calon Penumpang Protes, Refund Tiket Pesawat Berbentuk Voucher, Tidak Adil untuk Konsumen

Beberapa maskapai, seperti Garuda, mengembalikan tiket dalam bentuk voucher. Namun bentuk refund dalam bentuk voucher tersebut diprotes calon penumpan

Editor: Geafry Necolsen
Dok.Garuda Indonesia
Pesawat Garuda Indonesia 

Refund Tiket Pesawat Berbentuk Voucher, Tidak Adil untuk Konsumen

TRIBUNKALTIM  - Imbas dihentikannya penerbangan domestik dan luar negeri, membuat maskapai penerbangan harus merefund uang tiket pesawat calon penumpang

Namun maskapai menerapkan refund berbentuk voucher yang sontak mengundang protes para calon penumpang.

Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia ( YLKI ) pun angkat bicara masalah refund tiket pesawat ini.  

 

Hal tersebut dilakukan seiring pelarangan mudik yang dilakukan Pemerintah, untuk mencegah penyebaran wabah covid-19.

Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub, Novie Riyanto mengatakan, dalam pelarangan tersebut ada pengecualian yang diberlakukan.

"Pengecualian tersebut seperti operasional penerbangan pemulangan Warga Negara Indonesia (WNI) atau Warga Negara Asing (WNA)," ucap Novie dalam konferensi virtual, Kamis (23/4/2020).

Dia menambahkan, pengecualian lain juga berlaku terhadap pimpinan lembaga tinggi negara dan tamu atau wakil kenegaraan, perwakilan organisasi internasional, serta operasional penerbangan khusus repatriasi.

"Lalu untuk operasional penegakan hukum, ketertiban, dan pelayanan darurat, operasional angkutan kargo baik kargo penting dan esensial juga berlaku pengecualian," ujar Novie.

Novie menuturkan, untuk pelayanan navigasi penerbangan tetap berjalan seperti biasa. Begitu juga dengan pelayanan bandara, tetap beroperasi seperti biasa sebagai antisipasi apabila ada angkutan kargo.

Sumber: Tribun Kaltim

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved