Kuliner

Harga Merakyat Selera Pejabat, Hidangan Berkuah di Resto Pak Mat, Gurunya Soto

Soto ayam adalah makanan khas Indonesia yang berupa sejenis sup ayam dengan kuah yang berwarna kekuningan.

Harga Merakyat Selera Pejabat, Hidangan Berkuah di Resto Pak Mat, Gurunya Soto
istimewa
Resto Pak Mat, Gurunya Soto 

Harga Merakyat Selera Pejabat, Hidangan Berkuah di Resto Pak Mat, Gurunya Soto

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Soto yang satu ini menawarkan harga merakyat  namun selera pejabat, dengan hidangan berkuah di Resto Pak Mat Gurunya Soto

Siapa yang tak kenal Soto Ayam? Soto ayam adalah makanan khas Indonesia yang berupa sejenis sup ayam dengan kuah yang berwarna kekuningan. Warna kuning ini dikarenakan oleh kunyit yang digunakan sebagai bumbu.

Soto ayam memiliki banyak versi sesuai daerah-daerah di Nusantara. Yang paling terkenal dan digemari adalah Soto khas Lamongan.

Pastinya akan menggoyang lidah para pecinta dan penikmat kuliner nusantara, termasuk masyarakat Balikpapan.

Kuah adalah inti dari menikmati semangkuk soto. Untuk kuah sendiri akan terasa berbeda dengan (soto ) yang lain, terutama dari warna kuning yang dihasilkan dari rempah kunyit.

Sedangkan untuk bumbu lainnya seperti lada, bawang, kemiri, ketumbar, jahe, laos, daun jeruk hingga ikan bandeng.

Salah satu resto yang menjual soto dengan rasa orisinil adalah resto Pak Mat Gurunya Soto.

Resto ini berdiri sejak tahun 2010, Menu andalannya adalah Soto Ayam dan Rawon. Cita rasanya dapat dinikmati dari kuah kaldunya yang begitu menggigit jari dan menggugah selera makan para soto lovers.

Resto Pak Mat Gurunya Soto beralamat di Jalan. MT Haryono No.53 Tanjakan Showroom Mazda, Balikpapan, juga menyediakan beragam menu soto seperti ada soto ayam, soto ayam bakar, soto ayam ceker, soto spesial, soto telur, soto babat dan soto daging.

Menu lain yang tak kalah menarik adalah rawon, seperti rawon daging dan rawon iga.

Owner resto Pak Mat Gurunya Soto, Achmad Fajar Aprianto menyebut, meski soto masuk dikategori bisnis yang sudah lazim ditemukan di setiap sudut kota, namun ia sangat optimis bisnis tersebut.

"Dibalut dengan konsep kekinian, kreativitas dan pondasi sistem manajemen yang kuat, akan berkembang dan sangat mampu bersaing dengan produk yang sudah ada," ujar pria yang juga menjabat kepala sekolah di SMPIT Al-Auliya Balikpapan ini, Selasa (31/3/2020).

Menawarkan konsep dan menu beragam dan terbilang baru, namun tak meninggalkan cita rasa khas adalah motto Achmad Fajar. Apalagi zaman makin canggih, berinovasi adalah cara agar tidak tergerus modernisasi.

"Memang, kategori soto masuk ke dalam makanan sejuta umat. Akan tetapi, jika yang ditawarkan adalah konsep baru dan menu unik, saya percaya’ Makan Soto’ akan menjadi pilihan utama para ‘soto lovers’, sehingga selalu berinovasi dan menjaga kualitas produk," pungkasnya. (*)

Ikuti kami di
Editor: Server
Sumber: Tribun Kaltim
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved