Virus Corona

Wabah Virus Corona, Jumlah Penumpang Pesawat Turun 34 Persen

Ini menandakan masyarakat merespons baik himbauan pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19

Wabah Virus Corona, Jumlah Penumpang Pesawat Turun 34 Persen
Antara
Karantina Kesehatan Bandara 

Wabah Virus Corona, Jumlah Penumpang Pesawat Turun 34 Persen

TRIBUNKALTIM.CO, TRAVEL - PT Angkasa Pura II (Persero) atau AP II melaporkan adanya tren penurunan pergerakan pesawat seiring imbauan pemerintah untuk tidak bepergian ke luar kota dan tetap berada di rumah (stay at home) serta kerja dari rumah (work from home).

Hal ini seiring penyebaran virus corona (Covid-19) yang makin tinggi.

Jakarta merupakan provinsi dengan kasus Covid-19 terbanyak di Indonesia dan warga Ibu Kota diharapkan tidak melakukan perjalanan ke luar kota.

Sejalan dengan itu, warga Jakarta dan sekitarnya memang mengurangi bepergian dengan pesawat melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Banten) dan Halim Perdanakusuma (Jakarta).

“Jika melihat data pada periode 14 hari work from home dan stay at home atau pada 16-29 Maret 2020, terjadi tren penurunan pergerakan penumpang pesawat di Soekarno-Hatta dan Halim Perdanakusuma yang menandakan masyarakat merespons baik himbauan pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” ujar President Director AP II Muhammad Awaluddin.

Pada tujuh  hari pertama periode stay at home dan work from home (16-22 Maret), jumlah pergerakan penumpang pesawat rute domestik di Soekarno-Hatta tercatat 763.633.

Dan pada tujuh hari kedua (23-29 Maret) menjadi 500.080 atau turun 34,51 persen. Sementara itu, pergerakan pesawat turun 34,22 persen dari 6.069 pergerakan menjadi 3.992 pergerakan.

Di Halim Perdanakusuma, pada tujuh hari pertama (16-22 Maret) jumlah penumpang rute domestik tercatat 86.653 penumpang, dan mengalami penurunan 35,07 persen menjadi 56.265 penumpang pada tujuh hari kedua (23-29 Maret).

Seiring dengan itu, pergerakan pesawat juga mengalami penurunan 18,82 persen atau dari 1.217 pergerakan menjadi 988 pergerakan.

Awaluddin mengatakan, data juga mengindikasikan bahwa penumpang yang bepergian ke luar Jakarta akan kembali lagi ke Jakarta sesegera mungkin.

Ilustrasi. Penumpang maskapai Wings Air menggunakan masker saat akan menaiki pesawat di Bandara Hang Nadim, Batam. (ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat)
Ilustrasi. Penumpang maskapai Wings Air menggunakan masker saat akan menaiki pesawat di Bandara Hang Nadim, Batam. (ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat) (Antara)

“Pergerakan pesawat masuk ke Jakarta lebih tinggi dibandingkan dengan keluar Jakarta. Data juga menyatakan bahwa penumpang yang keluar Jakarta, akan segera kembali ke Jakarta.”

“Dilihat dari Top 10 destinasi favorit, penerbangan yang meninggalkan Jakarta jumlahnya imbang dengan penerbangan yang datang di Jakarta.

Indikasinya adalah pesawat yang datang ke Jakarta itu membawa kembali penumpang yang sebelumnya meninggalkan Jakarta,” ujar Muhammad Awaluddin.

Adapun Top 10 destinasi rute domestik dari Soekarno-Hatta adalah Medan, Palembang, Padang, Pontianak, Semarang, Solo, Surabaya, Denpasar, Balikpapan dan Ujung Pandang.

Ikuti kami di
Editor: Server
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved