Travel Alert

Wabah Corona, Semua Objek Wisata Kota Bontang Ditutup!

Kepala Dinas Pemuda, Olahgara dan Pariwisata, Kota Bontang, Bambang Cipto Mulyono mengatakan sikap tersebut dilakukan untuk menangkal penyebaran virus

Wabah Corona, Semua Objek Wisata Kota Bontang Ditutup!
Tribun Kaltim
Objek wisata Kota Bontang 

Wabah Corona, Semua Objek Wisata Kota Bontang Ditutup!

TRIBUNKALTIM.CO, WIKI - Seluruh tempat wisata di Bontang resmi ditutup mulai Rabu (18/3/2020). Hal itu diputuskan pemerintah Kota Bontang, Kalimantan Timur, melalui kebijakan Dinas Pemuda, Olahgara dan Pariwisata.

Kepala Dinas Pemuda, Olahgara dan Pariwisata, Kota Bontang, Bambang Cipto Mulyono mengatakan sikap tersebut dilakukan untuk menangkal penyebaran virus covid-19 atau Virus Corona di Kota Taman.

Selain tempat wisata, pihaknya juga menutup semua fasilitas olahraga milik pemerintah.

Bontang Kuala
Bontang Kuala (Pemkot Bontang)

Pihaknya juga telah menyebarkan surat edaran bernomor 556/179/Dispopar.1 kepada seluruh stakeholder kepariwisataan dan hiburan Kota Bontang.

"Baik milik pemerintah maupun punya swasta. Sudah kami surati hari ini, besok sudah harus tutup semua," tegasnya.

Penutupan tersebut dilakukan dari 18 Maret hingga 31 Maret 2020 mendatang.

Disinggung Wisata Beras Basah, pihaknya juga telah menyurati Asosiasi Jasa Angkutan Kapal Pelabuhan Tanjung Laut, untuk disampaikan kepada para pemilik kapal.

"Virus ini menyebarnya sangat cepat, makanya kita lakukan langkah antisipasi, ini untuk kebaikan bersama, Virus Corona harus kita lawan bersama," ucapnya.

Sejumlah fasilitas olahraga seperti Lapangan Tennis di Jalan Awang Long, Gedung Sport Center Loktuan, Taman Prestasi Bontang Lestari, hingga Lapangan Bessai Berinta Lang-Lang juga ditutup.

MENETAS DI BERAS BASAH - Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni didampingi Pj Sekda Bontang, Agus Amir serta Kepala BPBD Bontang Ahmad Yani melepasliarkan tukik-tukik ke laut. Lokasi Beras Basah menjadi daerah baru bagi penyu sisik berkembang biak
MENETAS DI BERAS BASAH - Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni didampingi Pj Sekda Bontang, Agus Amir serta Kepala BPBD Bontang Ahmad Yani melepasliarkan tukik-tukik ke laut. Lokasi Beras Basah menjadi daerah baru bagi penyu sisik berkembang biak (Pemkot Bontang)

Terkait pelaksanaan resepsi pernikahan yang terjadwal jauh-jauh hari, pemerintah mentolerir keramaian tersebut dengan catatan gedung harus disemprot cairan desinfektan.

"Pembuat acara juga menyiapkan hand sanitizer, intinya kita sama-sama melakukan proteksi diri," tuturnya.

Menurutnya, instruksi penutupan tempat wisata dan fasilitas olahraga juga merujuk pada surat edaran Kementrian Dalam Negeri, Gubernur Kalimantan Timur, dan Wali Kota Bontang mengenai tindak lanjut pencegahan penyebaran Virus Corona.

Ikuti kami di
Editor: Server
Sumber: Tribun Kaltim
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved