Kuliner

Mengenal Diet Tradisional Ala Jepang Beserta Manfaatnya

Pola diet ini memberikan banyak manfaat kesehatan, termasuk menurunkan berat badan, lho.

Mengenal Diet Tradisional Ala Jepang Beserta Manfaatnya
Shutterstock
Diet tradisional Jepang 

Apakah dalam diet Jepang ini masih boleh mengonsumsi daging dan produk olahan hewan lainnya?

Tentu boleh, tapi biasanya tidak dijadikan sebagai menu utama. Makanan seperti telur atau daging merah misalnya, hanya disajikan sebagai makanan pendamping.

Seperti apa diet ala Jepang?
Nah, seperti halnya makanan yang mungkin pernah Anda jumpai di restoran-restoran Jepang, diet ini biasanya terdiri atas makanan pokok yang dilengkapi dengan sup, lauk, dan menu pendamping atau sampingan.

Komposisi diet ala Jepang antara lain:

  • Makanan pokok: nasi, mi, udon, atau soba.
  • Sup: dapat terdiri dari tahu, rumput laut, seafood, sayuran, dan kuah kaldu.
  • Lauk: ikan, seafood, tahu, atau tempe. Dapat Anda lengkapi dengan sedikit produk hewan lainnya, seperti telur atau daging merah.
  • Menu sampingan: sayuran mentah, rebus, tumis, atau kukus. Bisa juga berupa buah-buahan.

Sepintas, mungkin menu di atas terlihat seperti menu makanan sehari-hari saat Anda sedang tidak diet. Namun, yang membedakan adalah cita rasanya.

Diet ala Jepang menghindari bumbu-bumbu penyedap, seperti garam, gula, vetsin, kecap, ataupun sambal.

Hal ini bertujuan untuk menonjolkan cita rasa asli dari bahan-bahan masakan dalam diet ini, yang disebut oleh orang Jepang dengan umami.

Sebagai tambahan, minuman yang dapat Anda pilih adalah teh hijau hangat. Anda juga tidak dianjurkan terlalu sering makan camilan saat menjalani diet ini.

Apa saja manfaat dari diet ala Jepang?

Berikut adalah berbagai manfaat yang dapat Anda peroleh dari diet Jepang:

Halaman
1234
Ikuti kami di
Editor: Server
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved