Travel Parents

Helicopter Parenting dan Efeknya Terhadap Perkembangan Emosi Anak

Metode ini mungkin terlihat baik karena orangtua selalu ada di samping anak, tetapi ketika dilakukan berlebihan dapat menimbulkan efek sebaliknya.

Helicopter Parenting dan Efeknya Terhadap Perkembangan Emosi Anak
HelloSehat
Helikopter Parenting 

Helicopter Parenting dan Efeknya Terhadap Perkembangan Emosi Anak

TRIBUNKALTIM.CO, TRAVEL - Dahulu mungkin absennya kehadiran orangtua dalam tumbuh kembang anak menjadi masalah besar, tetapi justru kini yang terjadi malah kebalikannya, terjadi fenomena helicopter parenting, yaitu pola pengasuhan yang dinilai terlalu mencampuri urusan anak. 

Metode yang satu ini mungkin terlihat baik karena orangtua selalu ada di samping anak, tetapi tentu saja ketika dilakukan berlebihan dapat menimbulkan efek buruk. Bagaimana bisa, ya?

Apa itu helicopter parenting?

pola asuh orangtua narsis

Istilah ini sebenarnya sudah lama dipakai, tetapi kembali muncul ketika film Indonesia berjudul Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini karya Angga Dwimas Sasongko menggambarkannya. 

Film yang disingkat menjadi NKCTHI ini menceritakan keluarga yang lengkap dan terlihat harmonis.

Misalnya, ayah yang memperhatikan anak-anaknya dan memasak setiap akhir pekan dan ibu yang memutuskan untuk tinggal di rumah merawat anak-anaknya. 

dampak depresi orangtua

Anak-anaknya pun digambarkan sebagai sosok yang memiliki perilaku yang baik dan pendidikan yang bagus, tetapi jauh di dalam hati ternyata mereka tidak merasa bahagia. 

Biasanya, helicopter parenting ditunjukkan dengan mengawasi anak ketika mereka mengerjakan tugas atau mencegah anak menyelesaikan masalahnya sendiri. 

Terlihat membantu, namun metode ini ternyata cukup bermasalah dan menimbulkan efek buruk terhadap anak.

Halaman
123
Ikuti kami di
Editor: Server
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved