Travel Tips

Cara Mengatasi Anak yang Susah Tidur Saat Liburan

Kenyataan di lapangan akan terasa jauh berbeda dengan apa yang direncanakan. Inginnya, sih, anak tetap gampang terlelap.

HelloSehat
Tertidur dalam pelukan 

Konsisten dengan waktu tidur
Meski sedang liburan, usahakan konsisten dengan waktu tidur yang sudah diciptakan di rumah.

Bila ada acara di malam hari, baiknya anak tidur siang untuk mempertahankan rutinitas yang biasa ia terapkan di rumah. 

Saat liburan, bawa serta barang kesayangan anak Anda yang bisa menciptakan suasana rumah meski sedang berada di luar.

Misalnya, selimut, bantal, guling, atau boneka kesayangan. Barang-barang kesayangannya ini bisa mengurangi anak susah tidur saat liburan. 

Antisipasi perbedaan waktu
Bila Anda dan keluarga liburan ke luar negeri yang memiliki perbedaan waktu cukup drastis, ubah waktu tidur 15 menit lebih cepat atau lebih lambat.

Lakukan selama 3-4 hari sebelum berangkat liburan, untuk mengantisipasi jetlag.

Komunikasikan dengan anak
Cara-cara di atas bisa tidak berhasil bila Anda tidak berkomunikasi dengan anak tentang liburan yang akan dijalani.

Beritahu lokasi liburan, tempat menginap, dan kegiatan yang akan dilakukan selama di sana. Beri pemahaman bahwa suasana tidur akan berbeda dengan di rumah namun tetap nyaman dan aman.

Tidak lupa, untuk beritahu bahwa waktu tidur selama liburan tetap sama seperti di rumah. Komunikasikan juga dengan pasangan Anda untuk tidak mengajak bermain anak di saat waktu tidur. Ini akan mengurangi kemungkinan anak susah tidur saat liburan.

Ikuti kami di
Editor: Geafry Necolsen
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved