Travel Tips

Tips Mencegah Gigitan Nyamuk Sedang Traveling

Untuk melindungi diri dan keluarga, jangan lupa untuk selalu siaga dan mempersiapkan diri dari kemungkinan serangan nyamuk berbahaya.

Tips Mencegah Gigitan Nyamuk Sedang Traveling
@explorejogja
Kemping adalah salah satu cara menikmati traveling, namun Anda harus waspada terhadap gigitan nyamuk. 

Tips Mencegah Gigitan Nyamuk Sedang Traveling

TRIBUNKALTIM.CO, TRAVEL - Gigitan nyamuk tidak hanya gatal dan menyebalkan, tetapi juga bisa mengancam nyawa.

Gigitan kecil sekalipun bisa memberi Anda virus yang dapat membuat Anda benar-benar jatuh sakit. Untuk melindungi diri dan keluarga, jangan lupa untuk selalu siaga dan mempersiapkan diri dari kemungkinan serangan nyamuk berbahaya, terutama saat Anda sedang bepergian.

Persiapan mencegah gigitan nyamuk berbahaya sebelum berangkat liburan

Untuk membuat perjalanan Anda menyenangkan dan bebas penyakit, Anda harus:

  • Membawa perlengkapan kesehatan bepergian. Jangan lupa untuk mengemas obat nyamuk dan gunakan secara teratur untuk mencegah gigitan nyamuk.
  • Cari tahu risiko kesehatan apa yang terdapat di tempat tujuan Anda dan lakukan pencarian tentang apa yang bisa dilakukan untuk mencegah risiko tersebut. Misalnya, jika di tempat tujuan Anda ternyata terdapat banyak penyakit malaria, bersiap-siaplah dengan mendapatkan vaksinasi sebelumnya.
  • Konsultasi dengan dokter jika Anda akan bepergian ke daerah yang berisiko penyakit tertentu akibat nyamuk. Dokter mungkin dapat merekomendasikan tindakan pencegahan.

Mencegah gigitan nyamuk selama bepergian
Banyak jenis nyamuk yang mampu hidup sampai 3 bulan. Kebanyakan dari mereka mati atau berhibernasi saat suhu turun di bawah 10°C. Namun, di negara-negara bercuaca hangat seperti nyamuk aktif setiap saat.

Tak perlu dikatakan lagi, cara terbaik untuk mencegah penyakit akibat nyamuk adalah dengan menghindari gigitan nyamuk.

Oleh karena Anda akan harus menggunakan obat nyamuk secara teratur untuk menghindari gigitan nyamuk. Pilihlah jenis obat nyamuk yang bekerja dengan baik dan terasa nyaman di kulit.

Obat nyamuk yang terdaftar dalam Badan Perlindungan Lingkungan (EPA) aman dan efektif jika digunakan sesuai petunjuk, bahkan untuk ibu hamil dan ibu menyusui. Maka dari itu, saat membeli obat nyamuk, pilihlah yang terdaftar dalam EPA.

Obat penangkal nyamuk dalam bentuk lotion harus dioleskan ke kulit langsung. Selain itu, carilah juga yang memiliki bahan aktif berikut:

  • DEET 
  • Picaridin, disebut juga KBR 3023, Bayrepel, dan icaridin
  • Minyak eucalyptus lemon (OLE) atau para-menthane-diol (PMD)
  • IR3535
  • 2-undecanone
Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Server
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved