Travel Parents

Berapa Banyak Telur yang Boleh Dikonsumsi Anak Dalam Sehari?

Protein tinggi dalam telur juga bermanfaat untuk mendukung tumbuh kembang anak. Yang jadi pertanyaan, bukannya telur tinggi kolesterol?

Editor: Geafry Necolsen
net
Garnish Telur Ayam 

Berapa Banyak Telur yang Boleh Dikonsumsi Anak Dalam Sehari?

TRIBUNKALTIM.CO, TRAVEL - Entah itu digoreng, direbus, atau diolah ke dalam masakan lain, telur merupakan salah satu menu makan favorit anak.

Protein tinggi dalam telur juga bermanfaat untuk mendukung tumbuh kembang anak. Yang jadi pertanyaan, bukannya telur tinggi kolesterol?

Lantas, seberapa banyak batas makan telur untuk anak dalam satu hari? Yuk, simak ulasan berikut ini.

Satu Butir Telur Setiap Hari Terbukti Memacu Pertumbuhan Anak

Anak yang Rajin Sarapan, Lebih Cerdas Secara Akademis

Jangan Makan Pisang untuk Sarapan, Ini Alasannya

Telur ayam merupakan salah satu sumber protein hewani yang lengkap gizi. Protein, vitamin, mineral, hingga omega 3 semuanya terdapat di dalam telur.

Sebutir telur mengandung hingga 13 jenis mineral, mulai dari kalsium, magnesium, zat besi, kalium, natrium, dan selenium.

Sementara itu, kuning telur mengandung lebih banyak vitamin dibandingkan putih telur. Setiap kuning telur mengandung tujuh vitamin, yaitu vitamin B, B-12, B6, folat, A, D, E, dan K.

Telur juga mengandung salah satu zat gizi bernama kolin yang sangat penting bagi tubuh, yang sayangnya tidak diproduksi sendiri oleh tubuh.

Kolin membantu menjaga kesehatan jantung dan fungsi otak. Tanpa zat gizi tersebut, Anda juga bisa kekurangan nutrisi penting lain, seperti asam folat.

Karotenoid dalam kuning telur, terutama karotenoid lutein dan zeaxanthin, bertanggung jawab untuk meningkatkan kesehatan mata.

Menurut Live Strong, Dr. Richard E. Allen menjelaskan dalam terbitan November American Family Physician bahwa balita harus mendapatkan 30% kebutuhan kalori harian mereka melalui lemak.

Satu butir telur mengandung 5,5 gram protein, 5 gram lemak, dan 68 total kalori. 

Oleh karena itu, banyak pakar kesehatan anak yang menyarankan keluarga agar sebisa mungkin rutin menyajikan beragam masakan telur untuk anak berusia 18 bulan hingga 4 tahun.

Apakah telur akan meningkatkan kolesterol pada anak?
Memang benar telur mengandung kolesterol. Satu butir telur mengandung kadar kolesterol yang sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan harian orang dewasa.

Satu buah kuning telur dapat mengandung hingga 186 mg kolesterol, sementara batas konsumsi kolesterol harian yang dianjurkan adalah 300 mg.

Namun perlu diingat juga bahwa tidak semua kolesterol itu jahat. Selain kolesterol jahat LDL, telur juga mengandung kolesterol baik HDL untuk menyeimbanginya.

Oleh karena itu, Anda tidak perlu terlalu khawatir dengan kandungan kolesterol pada satu butir telur untuk anak.

Tubuh manusia pun juga memproduksi kolesterol secara alami oleh hati. Maka apabila Anda tidak mendapatkan asupan kolesterol yang cukup, tubuh Anda justru akan meningkatkan produksi kolesterol secara otomatis.

Dengan mengonsumsi telur utuh, kadar kolesterol dalam tubuh akan jadi lebih seimbang.

Singkatnya, kolesterol dalam telur untuk anak tidak masalah. Asalkan total asupan kolesterol harian mereka dari makanan lain tetap di bawah batas 300 mg per hari.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved