Travel Parents

Anak yang Rajin Sarapan, Lebih Cerdas Secara Akademis

Tak sedikit yang tak memiliki kebiasaan sarapan bernutrisi sejak kecil. Padahal, sarapan bisa memengaruhi performa akademik anak.

Nakita
Ilustrasi: sarapan 

"Dulu kita meyakini otak memengaruhi usus. Stres, pengaruh ke pencernaan. Tapi ternyata usus juga memengaruhi otak," kata Taufiq.

Tak hanya berpengaruh terhadap fungsi kognitif, sarapan bernutrisi juga berpengaruh terhadap ketenangan emosi anak.

Sebab, kekurangan zat-zat tertentu bisa memicu sistem pada otak untuk bekerja tidak optimal. "Sarapan memungkinkan jauh lebih tenang secara emosional dan kognitif lebih baik.

Termasuk kemampuan berpikir, menganalisa, kemampuan fokus, konsentrasi," ujar dia. Namun, manfaat positif tersebut baru bisa dirasakan jika anak terbiasa sarapan.

"Kalau insidentil seperti sehari sarapan, sehari tidak. Itu tidak berefek," kata Taufiq.

Ikuti kami di
Editor: Geafry Necolsen
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved