Travel Parents

Sebaiknya Ajak Liburan Luar Ruangan, Kebanyakan Main Game Bisa Bikin Anak Pingsan

Intens bermain game ternyata juga bisa membuat sejumlah anak dan remaja mengalami stres, jantung berdebar, sampai pingsan.

Editor: Geafry Necolsen
net
Ilustrasi: Anak main game di ponsel 

Sebaiknya Ajak Liburan Luar Ruangan, Kebanyakan Main Game Bisa Bikin Anak Pingsan

TRIBUNKALTIM.CO, TRAVEL - Banyak orangtua mengeluhkan anak jadi doyan main game di telepon pintar atau gawai sepanjang musim libur sekolah.

Selain bikin anak-anak jadi mager (males gerak), aktivitas main game seharian dikhawatirkan mempengaruhi kesehatan mata sampai gangguan motorik.

Intens bermain game ternyata juga bisa membuat sejumlah anak dan remaja mengalami stres, jantung berdebar, sampai pingsan.

Kado Terbaik untuk Anak, Bukan Mainan, Tapi Liburan!

Cara Mengurus Paspor Buat Anak

Pasang Kasur di Mobil Saat Liburan Justru Membahayakan Anak, Ini Penjelasannya

Kondisi tersebut biasanya dialami anak dan remaja yang mempunyai riwayat gangguan jantung. Melansir Cleveland Clinic, sejumlah anak dan remaja bisa mengalami syncope atau kehilangan kesadaran karena detak jantung dan tekanan darahnya tiba-tiba turun secara drastis.

Hal itu dipengaruhi kondisi fisik atau emosional yang intens, seperti saat bermain game. Semangat bermain itu menghasilkan adrenalin berlebih, yang tidak disarankan bagi sejumlah pengidap gangguan jantung.

Kondisi pingsan (syncope) juga bisa terjadi saat seseorang syok melihat darah. Bisa juga terjadi saat seseorang terlalu lama berdiri di bawah terik matahari.

Pada lain waktu, ada juga orang yang pingsan saat bermain olahraga. Terkadang juga dialami orang yang terlalu bersemangat atau terlalu kesal pada keadaan.

Anak Susah Makan Bikin Buyar Liburan, Begini Cara Mengatasinya

Traveling Bersama Anak, Jangan Biarkan Mereka Terlalu Lelah

Umur Berapa Anak Bisa Diajak Traveling?

Lebih berisiko Meskipun kasusnya jarang ditemui, namun tekanan mental dan emosional saat anak bermain game terkadang juga memicu aritmia sampai mereka kehilangan kesadaran.

"Sering kali ini disebabkan kelainan jantung. Ini bisa jadi tanda anak-anak punya masalah jantung. Perlu diwaspadai agar tidak mengancam keselamatan jiwa," jelas ahli jantung anak Peter Aziz, MD.

Aziz menjelaskan, kelainan jantung pada anak bisa terpantau saat anak bermain game atau menjalani aktivitas fisik yang intens.

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved