Kesehatan

Manfaatkan Libur untuk Program Kehamilan, Cek Masa Suburmu dengan Aplikasi dalam Artike Ini

Melansir Medical News Today, perempuan paling subur pada satu atau dua hari saat ovulasi.

Shutterstock
Ilustrasi: Menghitung masa subur untuk program kehamilan 

Terkadang bisa lebih panjang atau cepat. Baca juga: Nyeri Payudara Jelang Haid? Begini Cara Mengatasinya Oleh karena itu, cara terbaik menentukan masa subur adalah menghitung atau cek masa subur setelah haid.

Para wanita hanya perlu mengingat awal haid terakhir dan lamanya siklus menstruasi tersebut. Wanita biasanya mengalami masa subur pada hari ke-11 sampai hari ke-21 dalam siklus menstruasinya.

Misalkan, hari pertama menstruasi terakhir adalah 27 September 2019 dengan siklus 30 hari. Berarti, perkiraan masa suburnya antara tanggal 7-12 Oktober 2019 dengan puncak ovulasi pada 12 Oktober 2019.

Selain itu, Anda yang enggan menghitung secara manual juga bisa memanfaatkan kalkulator masa subur berikut: Kalkulator Masa Subur

Tanda wanita sedang dalam masa subur Selain menghitung atau mengecek masa subur setelah haid dengan kalkulator, tubuh wanita juga mengeluarkan tanda di masa subur.

Melansir Web MD, perempuan yang sedang dalam masa subur biasanya mengalami:

  • Suhu tubuh naik 0,5 sampai satu derajat Celcius saat diukur dengan termometer
  • Hormon luteinizing (LH) meningkat saat diukur dengan alat pengukur ovulasi
  • Lendir atau keputihan dari kemaluan tampak lebih jernih dan elastis seperti putih telur ayam mentah.
  • Timbul nyeri di bagian payudara
  • Perut kembung
  • Muncul sedikit kram di bagian samping tubuh

Dengan mengetahui masa subur, pasangan dapat dengan mudah mengontrol kehamilan.

Ikuti kami di
Editor: Geafry Necolsen
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved