Travel Tips

Berapa Jam Durasi Mengemudi yang Aman Saat Liburan?

Anda menghadapi kondisi jalan yang sulit ditebak, jalan berlubang, terjal, tikungan tajam atau jalanan menurun yang ekstrem dan macet.

Pixabay
Ilustrasi: mengemudikan mobil 

Berapa Jam Durasi Mengemudi yang Aman Saat Liburan?

TRIBUNKALTIM.CO, TRAVEL - Liburan ke luar kota dengan mengemudikan kendaran sendiri bisa terasa nyaman, atau sebaliknya, menimbulkan kelelahan karena perjalanan yang cukup jauh.

Untuk itu, Anda harus memperhatikan durasi mengemudi. Bukan hanya untuk keselamatan Anda dan keluarga, tapi juga untuk mencegah kerusakan pada mobil.

Ingat, komponen mesin terbuat dari logam yang memuai ketika dioperasikan selama berjam-jam.

 Agar Lebih Nyaman Mengemudi, Perhatikan Hal-hal Berikut Ini

 Mobil Anda Mengeluarkan Air dari Kenalpot? Ini Alasannya

 Jangan Starter Mobil Saat Terendam Banjir, Ini Akibatnya

Apalagi di perjalanan, Anda menghadapi kondisi jalan yang sulit ditebak, jalan berlubang, terjal, tikungan tajam atau jalanan menurun yang ekstrem. Termasuk kemungkinan menghadapi macet hingga berjam-jam.

Kondisi ini tentu akan membuat Anda menjadi cepat lelah dan hilang konsentrasi sehingga dapat menyebabkan terjadinya kecelakaan.

Karena itu, saat mengemudi kendaraan selama perjalanan, Anda sebaiknya memperhatikan durasi waktu mengemudi Anda.

Pendiri Rifat Drive Labs, sekaligus pereli nasional kebanggaan Indonesia, yaitu Rifat Sungkar yang menjelaskan, jika dalam kondisi berkendara tanpa henti, maka durasi waktu mengemudi yang disarankan adalah selama tiga jam.

 AC Mobil Bau? Ini 6 Tips untuk Mengatasinya

 Bisa Menyebabkan Kerusakan AC Mobil, Hindari Hal-hal Sepele Ini

 AC Mobil Mendadak Jadi Panas? Lakukan Ini untuk Mengatasinya

Setelah itu sangat disarankan untuk beristirahat untuk mengendurkan otot-otot yang tegang selama berkendara.

“Kalau terus menerus berkendara dan tidak berhenti, maka durasi waktu mengemudi maksimal itu tiga jam. Namun kalau dalam kondisi berhenti, itu bisa sampai empat jam,” jelas Rifat.

Jangan berpikir cepat sampai

Rifat menyarankan, agar jangan berpikir untuk cepat sampai, faktor keselamatan adalah yang paling utama dalam mengemudi.

“Pola pikir cepat sampai itu salah dan harus diubah menjadi selamat. Hal ini juga bisa membuat perjalanan Anda terasa nyaman,” jelasnya.

 Tidak Digunakan dalam Waktu Lama, Aki Mobil Perlu Dicabut atau Tidak?

 BBM Menipis, Matikan AC, Apa Pengaruhnya?

Menurut Rifat, durasi waktu mengemudi yang cukup merupakan kunci agar Anda tidak hilang konsentrasi ketika mengemudi sehingga perjalanan Anda akan terasa aman dan nyaman sampai ke tempat tujuan.

“Sebenarnya triknya cukup sederhana. Ketika siang hari, usahakan tidur dan beristirahat. Tidak perlu lama-lama, cukup setengah jam hingga satu jam saja untuk sekedar merelaksasikan tubuh, tandasnya.

Ikuti kami di
Editor: Geafry Necolsen
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved