Bolehkah Anak-anak Minum Kopi?

Minum kopi akan membuat anak-anak sulit tidur tepat waktu atau bahkan ada yang menyebutkan bahwa kafein tak sehat untuk anak-anak.

Editor: Geafry Necolsen
Cirquee
Ilustrasi: Barista menyeduh kopi 

Bolehkah Anak-anak Minum Kopi?

TRIBUNKALTIM.CO, WIKI - Kamu mungkin pernah mendengar mitos, bahwa minum kopi akan menghambat pertumbuhan anak.

Karena, minum kopi akan membuat anak-anak sulit tidur tepat waktu atau bahkan ada yang menyebutkan bahwa kafein tak sehat untuk anak-anak.

Kopi Hitam Dapat Mencegah Kejang pada Bayi, Mitos atau Fakta?

Tak Semua Jenis Kopi Baik untuk Kesehatan Tubuh

Mitos atau Fakta, Kopi Bisa Picu Tekanan Darah Tinggi?

Sementara banyak orangtua yang tak membiarkan anak-anaknya mengonsumsi kopi, tapi masih memberi cokelat dan minuman bersoda untuk anak-anak mereka.

Sepertinya ada yang lupa bahwa makanan manis juga mengandung kafein. Jadi sebenarnya, apakah anak –anak boleh minum kopi?

Jawabannya jauh lebih rumit dari sekedar ya atau tidak.

Biasa Minum Es Teh Setelah Makan? Sebaiknya Ubah Kebiasaan Ini

Saat Traveling, Mana yang Kamu Pilih, Minum Teh atau Kopi?

Di Jepang, Ada Larangan Makan Sambil Berjalan untuk Turis

FDA (Food and Drug Administration) mengecualikan anak-anak dari penelitian tentang konsumsi kafein. Namun menurut Mayo Clinic, orang dewasa sebaiknya tidak mengonsumsi kopi lebih dari 400 miligram per hari.

Jadi, sepertinya aman untuk mengasumsikan bahwa anak-anak dan remaja boleh mengonsumsi kopi lebih sedikit dari itu.

Health Canada tampaknya mendukung teori tersebut, disebutkan para ilmuwan menentukan tingkat asupan kafein untuk anak-anak:

4-6 tahun: 45 mg/ hari

7-9 tahun: 62.5 mg/ hari

10-12 tahun: 85 mg/ hari

Ketika anak-anak melampaui batas-batas tersebut, bukan tak mungkin bagi mereka untuk merasakan efek samping yang sama dengan yang dirasakan orang dewasa ketika mengonsumsi lebih dari 400 miligram kafein.

Efek samping ini bisa termasuk perasaan cemas, mual, detak jantung yang cepat, gelisah, dan susah tidur. Tapi tak hanya itu, ada masalah lain juga yang bisa terjadi.

"Terlalu banyak kafein dapat mengganggu penyerapan kalsium, yang secara negatif akan memengaruhi pertumbuhan yang tepat," kata ahli diet terdaftar Tobi Amidor di Healthline.

"Selain itu, menambahkan krim dan banyak gula, atau minum kopi spesial berkalori tinggi dapat meningkatkan berat badan dan gigi berlubang," lanjutnya.

Rata-rata, satu cangkir kopi delapan ons dapat berkisar dari 80 miligram kafein hingga 360 miligram. Perbedaannya tergantung pada jenis kopi, persiapan, dan zat aditif lainnya.

Secangkir teh hijau delapan ons mengandung 29 miligram kafein, sedangkan satu kaleng soda normal mengandung 45 miligram.

Terakhir, satu ons dalam seporsi cokelat hitam dengan 70 persen kakao mengandung sekitar 25 miligram. Meskipun kafein mungkin lebih mudah dilacak dalam minuman ringan, cokelat, atau minuman berenergi, ini tidak membuat berbagai minuman tersebut lebih baik untuk anak-anak ketimbang kopi.

Bahkan, beberapa orangtua dan ahli kesehatan berpendapat bahwa kafein yang berasal dari sumber alami seperti kopi atau teh hijau sebenarnya lebih baik daripada minuman olahan.

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved