Travel

Biasa Minum Es Teh Setelah Makan? Sebaiknya Ubah Kebiasaan Ini

Sementara saat makan siang, menu es teh bisa jadi menjadi pilihan favorit banyak orang.

Jennifer
Ilustrasi: es teh 

Biasa Minum Es Teh Setelah Makan? Sebaiknya Ubah Kebiasaan Ini

TRIBUNKALTIM.CO, TRAVEL - Traveling di saat suhu cuaca sedang panas, segelas es teh akan tampak menggoda. Masyarakat Indonesia memang kerap kali menjadikan minuman teh sebagai teman makan sehari-hari.

Saat sarapan, teh biasa disajikan dalam kondisi hangat di sebuah cangkir. Sementara saat makan siang, menu es teh bisa jadi menjadi pilihan favorit banyak orang.

Sedangkan pada makan malam, tidak sedikit masyarakat yang lebih memilih minum teh ketimbang air putih atau susu hangat.

Saat Traveling, Mana yang Kamu Pilih, Minum Teh atau Kopi?

Di Jepang, Ada Larangan Makan Sambil Berjalan untuk Turis

Hobi Makan Sambil Nonton TV? Kenapa Emangnya?

Sejumlah kelompok masyarakat diketahui juga kerap menyajikan teh sebagai teman makan saat menggelar pertemuan atau rapat.

Jika Anda termasuk orang yang memiliki kebiasaan minum teh selagi makan seperti itu, berhati-hatilah.

Teh dapat menyerap zat besi

Pasalnya, menurut sejumlah ahli, rutinitas tersebut kurang baik bagi kesehatan karena berisiko mengganggu proses pencernaan hingga penyerapan nutrisi ke dalam tubuh.

Itske M. Zijp dkk, peneliti dari Unilever Research Vlaardingen, Vlaardingen, The Netherlands, menyatakan minum teh saat dan tidak lama setelah makan terbukti dapat memengaruhi penyerapan zat besi.

Hal itu dikarenakan kandungan tannin dan polifenol dalam teh dapat mengikat protein dan zat besi yang terkandung dalam makanan yang baru dimakan.

Halaman
123
Ikuti kami di
Editor: Geafry Necolsen
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved