Travel Alert

Virus Corona China, Bagaimana Nasib Paket Tur Wisata ke China

Otoritas China juga mengambil langkah dengan menutup transportasi umum di Wuhan, tempat asal virus tersebut berasal.

Editor: Geafry Necolsen
AFP
Seorang perempuan melintas di depan pasar ikan di Kota Wuhan, China, yang ditutup terkait dugaan sebagai lokasi awal merebaknya virus misterius di negara itu, Minggu (12/1/2020). Virus misterius mirip pneumonia telah menjangkiti puluhan orang dan menelan korban jiwa kedua di China, menurut pemerintah setempat.(AFP/NOEL CELIS) 

Virus Corona China, Bagaimana Nasib Paket Tur Wisata ke China

TRIBUNKALTIM.CO, TRAVEL - Virus Corona tengah jadi persoalan. Sejumlah pihak tengah melakukan antisipasi dan pencegahan.

Pada Rabu (22/1/2020), misalnya, otoritas China memperingatkan, virus corona bisa bermutasi dan menyebar setelah jumlah korban meninggal bertambah jadi 9 orang.

Dilansir laman The New York Times, virus ini sudah menyebar ke beberapa provinsi di China, bahkan sampai ke luar negeri, seperti Taiwan, Jepang, Thailand, Korea Selatan, dan Amerika Serikat.

Kuliner Ekstrem dari Pasar Wuhan Diduga Menjadi Sumber Virus Corona

Hati-hati Saat Traveling, Ada Virus Corona Mematikan dari China

Mau ke China? Waspadai Virus Perusak Paru-paru Ini

Travellers! Hindari Terkena Virus Saat di Pesawat, Ini Tips-nya

Otoritas China juga mengambil langkah dengan menutup transportasi umum di Wuhan, tempat asal virus tersebut berasal.

Akibatnya, warga Wuhan tidak dapat keluar dari kota tersebut. Penutupan ini bertujuan untuk menekan angka jumlah orang yang terjangkit virus tersebut. Lantas bagaimana nasib paket tur wisata ke China?

Berbincang dengan Osean A Untung, Executive VP Ayo Wisata, agen perjalanan yang melayani paket tur ke China.

"Sejauh ini masih ada saja tamu-tamu yang minta informasi mengenai paket tur ke China, belum terasa dampaknya," papar Osean saat dihubungi oleh Kompas.com, Kamis, (23/1/2020).

Osean juga memaparkan, sejauh ini belum ada negara yang meluncurkan travel warning ke China. Ia mengungkapkan, keadaan penjualan paket tur ke China yang stabil itu akan berbalik jika travel warning sudah dikeluarkan oleh banyak negara.

Sampai saat ini, Ayo Wisata juga masih menjual jasa paket wisata ke China. Untuk memastikan agar peserta turnya aman, ia meminta partner agensi perjalanan di China menjaga kebersihan.

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved