Travel Tips

Saat Traveling, Hati-Hati Jika Menemukan Buah Ini, Mirip Rambutan Tapi Beracun!

Bentuknya bulat, dengan diameter sama dengan rambutan, sama sama memiliki kulit layaknya rambut, dan berwarna merah.

Editor: Geafry Necolsen
Shutterstock
Ricinus communis atau jarak kepyar. Sekilas mirip buah rambutan, tetapi beda dan beracun. 

Saat Traveling, Hati-Hati Jika Menemukan Buah Ini, Mirip Rambutan Tapi Beracun!

TRIBUNKALTIM.CO, TRAVEL - Sekilas Ricinus communis atau lazim disebut jarak kepyar memiliki penampilan seperti rambutan.

Bentuknya bulat, dengan diameter sama dengan rambutan, sama sama memiliki kulit layaknya rambut, dan berwarna merah.

Namun jangan terkecoh, jarak kepyar sangat berbeda dengan rambutan. Pasalnya jarak kepyar mengandung racun yang berbahaya bagi manusia.

"Jelas beda. Jadi intinya ricinus communis tidak ada buahnya. Itu hanya biji isinya," jelas Prof. Dr. Sobir, Peneliti di Pusat Kajian Hortikulturan Tropika.

Untuk membedakan jarak kepyar dengan rambutan Dr. Sobir mengatakan sangat mudah. Warna merah dari ricinus communis menyeluruh hingga ke tangkainya.

Sedangkan warna merah pada rambutan hanya terdapat di buahnya saja. Pada bagian kulit luar jarak kepyar juga terdapat duri yang menyerupai rambut pada rambutan.

Selain itu Ricinus communis merupakan jenis tumbuhan liar yang tidak dapat tumbuh setinggi pohon rambutan. Ricinus communis hanya tumbuh sebatas semak-semak.

Sedangkat pohon rambutan tingginya rata-rata mencapai dua meter lebih.

Untuk bentuk daunnya juga sangat berbeda. Daun dari ricinus communis merupakan daun berbentuk lima jari. Namun daun rambutan berbentuk sirip.

" Jarak kepyar dikupas tidak ada buahnya hanya ada biji yang dijadikan minyak jarak," jelas Prof. Dr. Sobir. Biji jarak kepyar berbentuk bulat kecil-kecil seukuran dengan lada hitam.

Biji ini yang dimanfaatkan menjadi minyak jarak.

Minyak jarak adalah minyak nabati yang juga disebut sebagai minyak kastroli. Jarak kepyar dijumpai di kawasan Indonesia.

Antara lain Jawa Barat, Sumatera, Madura dan beberapa daerah lainnya.

Dikutip dari situs remi Badan POM (Pengawas Obat dan Makanan), biji jarak kepyar mengandung senyara protein beracun yang disebut ricin.

Jika dikonsumsi manusia, ricin mengakibatkan radang saluran cerna parah yang kadang ditandai dengan pendarahan,

mengakibatkan gangguan sensorik dan kejang, mengiritasi mukosa lambung, mengakibatkan pendarahan, dan mempengaruhi pembekuan darah. Segera bawa ke rumah sakit, jika ada yang tertelan biji dari jarak kepyar.

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved