Kuliner

Fakta Tentang Memek, Kuliner Aceh yang Jadi Warisan Budaya Indonesia

Memek memiliki bentuk seperti bubur. Memek bisa disantap saat panas maupun dingin.

Fakta Tentang Memek, Kuliner Aceh yang Jadi Warisan Budaya Indonesia
Dokumen pribadi Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Simeulue, Abdul Karim
uliner khas Aceh, Memek, ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda Indonesia. 

Fakta Tentang Memek, Kuliner Aceh yang Jadi Warisan Budaya Indonesia

TRIBUNKALTIM.CO, TRAVEL - Kuliner khas Pulau Simeulue, Aceh, bernama memek dinobatkan menjadi Warisan Budaya Tak Benda Indonesia.

Penobatan itu dilakukan di Hotel Millenium, Jakarta pada pertengahan Agustus bulan lalu.

Pascapenetapan sebagai Warisan Budaya Tak Benda Indonesia, masyarakat dari berbagai daerah penasaran dan beramai-ramai mencarinya. Berikut fakta-fakta tentang memek.

1. Bentuknya mirip bubur

Memek memiliki bentuk seperti bubur. Memek bisa disantap saat panas maupun dingin. Ia terbuat dari beras ketan gongsen, pisang dengan santan yang dipanaskan, gula, dan garam.

2. Punya arti mengunyah

Menurut Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Simeulue, Abdul Karim, memek berasal dari bahasa daerah, yakni mamemek yang berarti mengunyah-ngunyah.

Namun, masyarakat setempat lebih suka menyebutnya sebagai memek.

3. Cara buat yang mudah

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Januar
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved