6 Fakta Kalimantan Timur, Calon Ibu Kota Baru Indonesia

Berikut ini beberapa fakta menarik tentang Kalimantan Timur yang menjadi lokasi ibu kota baru Indonesia.

Editor: Kurnia Yustiana
Asia Times
Ilustrasi Suku Dayak di Kalimantan 

TRIBUNTRAVEL.COM - Resmi ditetapkan sebagai ibu kota baru pengganti DKI Jakarta, Kalimantan Timur banyak menarik perhatian publik akhir-akhir ini.

Penetapan ibu kota baru ini disampaikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Negara, Jakarta pada Senin (26/8/2019) siang.

Presiden Jokowi menyampaikan ibu kota baru Indonesia berlokasi di sebagian kabupaten Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.

Tentunya penetapan ibu kota baru Indonesia ini sudah mempertimbangkan beberapa aspek penting.

Kali ini TribunTravel akan menyampaikan beberapa fakta menarik tentang Kalimantan Timur yang menjadi lokasi ibu kota baru Indonesia.

Berikut fakta menarik tentang Kalimantan Timur lokasi ibu kota baru Indonesia:

1. Luasnya 3 kali DKI Jakarta

Ilustrasi peta ibu kota baru di Kalimantan Timur, yang berada di Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara.
Ilustrasi peta ibu kota baru di Kalimantan Timur, yang berada di Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara. (instagram/kemensetnegRI)

Luas ibu kota baru diperkirakan mencapai 3 kali DKI Jakarta.

Hal ini dijelaskan oleh Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Bambang Brodjonegoro yang mengatakan jika kawasan induk ibu kota baru akan memakan wilayah hingga 40 ribu hektar, dilansir TribunTravel dari Tribun Kaltim, Rabu (28/8/2019).

Nantinya, luas wilayah ini akan dikembangkan menjadi 180 ribu hektar dari tanah yang dimiliki pemerintah.

Sedangkan berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi DKI Jakarta, luas wilayah DKI mencapai 662,33 kilometer persegi atau sekitar 66.233 hektar.

Maka dari itu, luas ibu kota baru secara keseluruhan akan setara dengan 3 kali luas DKI Jakarta.

Tonton juga: 

 Daftar Tiket Pesawat Murah ke Kalimantan Timur dari Jakarta dan Surabaya

 4 Mi Kocok Enak di Bandung, Seporsi Dibanderol Mulai Rp 25 Ribu

 Liburan ke Ibu Kota Baru, Ini Rekomendasi 5 Hotel Murah di Kutai Kartanegara

2. Minim Bencana

Ilustrasi seismograf, pendeteksi gempa bumi
Ilustrasi seismograf, pendeteksi gempa bumi (YouTube/Motion Loop)

Presiden Jokowi memilih ibu kota baru di Kabupaten Penajam Paser Utara dan sebagian di Kabupaten Kutai Kartanegara bukan tanpa alasan.

Lokasi tersebut dipilih karena minim terjadi bencana.

Hal ini disampaikan Jokowi dalam konferensi pers di Istana Negara, Jakarta, Senin (26/8/2019), "Kenapa di Kalimantan Timur? Pertama, resiko bencana minimal. Baik bencana banjir, gempa bumi, tsunami, kebakaran hutan dan tanah longsor."

3. Unggul dalam aspek pertahanan dan keamanan

Ilustrasi
Ilustrasi (TRIBUNNEWS / HERUDIN)

Fakta menarik Kalimantan Timur yang dijadikan lokasi ibu kota baru berikutnya yakni keunggulannya dalam aspek pertahanan dan keamanan.

Kalimantan Timur memiliki akses darat, laut dan udara yang strategis yang sangat menunjang keperluan ibu kota baru.

4. Penuh dengan tempat bersejarah

Dipenuhi tempat bersejarah juga menjadi fakta menarik tentang Kalimantan Timur yang wajib traveler ketahui.

Di Kutai, traveler bisa menemukan beragam tempat wisata yang penuh nilai sejarah.

Di antaranya Museum Mulawarman, Museum Kayu hingga Pulau Kumala.

Sebagain besar tempat bersejarah ini bisa traveler temukan di Tenggarong, ibu kota Kutai Kartanegara.

5. Penajam Paser Utara Kabupaten termuda ke-2

Penajam Paser Utara yang menjadi lokasi ibu kota baru di Kalimantan Timur ini merupakan kabupaten termuda ke-2 di Indonesia dengan jumlah penduduk sekitar 166 ribu.

Setidaknya ada 24 kelurahan dari empat kecamatan di Penajam Paser Itara.

Wilayah ini juga berbatasan dengan Kutai Kartanegara di sebelah utara, Selat Makassar di sebelah timur, Kabupaten Paser di sebelah selatan dan Kabupaten Kutai Barat di sebelah barat.

6. Ditinggali banyak suku

Suku dayak di Kalimantan
Suku dayak di Kalimantan (Asia Times)

Pulau Kalimantan memang dikenal sebagai daerah yang memiliki keberagaman budaya dan suku adat yang tak terhingga jumlahnya.

Bahkan di perkotaan, di Kutai sendiri, masih tinggal banyak suku adat seperti Suku Tunjung, Suku Benuaq, Suku Bentian, Suku Bukat, sampai Suku Penihing.

Mereka mampu hidup berdampingan dengan budaya dan adat istiadat masing-masing suku yang tetap mereka jaga.

 Bukan Hanya Ladyboy, Ini 7 Fakta Unik Thailand yang Menarik untuk Diketahui

 Ibu Kota Pindah ke Kalimantan Timur, Bagaimana dengan Industri Pariwisata?

 5 Warung Makan Enak di Balikpapan untuk Sarapan Pagi Ini

 Pramugari Cathay Pacific Dipecat Setelah Tulis Postingan soal Demo Hong Kong di Facebook

(TribunTravel.com/ Ratna Widyawati)

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved